Tafsir Ayat 29

Surat Al-Furqan • Pembeda

لَقَدْ اَضَلَّنِيْ عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ اِذْ جَاۤءَنِيْۗ وَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِلْاِنْسَانِ خَذُوْلًا

Laqad aḍallanī ‘aniż-żikri ba‘da iż jā'anī, wa kānasy-syaiṭānu lil-insāni khażūlā(n).

Sungguh, dia benar-benar telah menyesatkanku dari peringatan (Al-Qur’an) ketika telah datang kepadaku. Setan itu adalah (makhluk) yang sangat enggan menolong manusia.”

Wajiz (Ringkas)

“Sungguh, dia si fulan tadi, telah menyesatkan aku dari peringatan Al-Qur’an ketika Al-Qur’an itu telah datang kepadaku. Semestinya aku tersadar, beriman, membacanya, menghayatinya dan mengamalkannya, tapi aku lalai dan terkesima dengan kehidupan duniaku. Dan setan memang pengkhianat manusia. Dia berusaha dengan tipu muslihat yang sangat halus untuk menyingkirkan manusia dari jalan yang benar.”

Tahlili (Mendalam)

Pada ayat ini dijelaskan bahwa orang-orang kafir itu berkata, “Seseorang telah menyesatkan aku dari ajaran Al-Qur’an dan dari beriman kepada Muhammad setelah petunjuk itu datang kepadaku.” Adalah kebiasaan setan menipu manusia dan memalingkannya dari kebenaran dan tidak mau menolong manusia yang telah disesatkannya itu.

Surat
Ayat
0:00