Tafsir Ayat 83
فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ
Fa żarhum yakhūḍū wa yal‘abū ḥattā yulāqū yaumahumul-lażī yū‘adūn(a).
Maka, biarkanlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main (di dunia) sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka.
Wajiz (Ringkas)
Jika mereka tetap bersikeras dengan kesesatan itu, maka biarkanlah mereka, wahai Nabi Muhammad, tenggelam dalam kesesatannya dan bermain-main dengan kesesatan yang mereka yakini itu sampai mereka menemui hari yang di janjikan kepada mereka, yakni hari Kiamat di mana mereka akan mempertanggungjawabkan semua amal yang telah mereka lakukan.
Tahlili (Mendalam)
Karena orang-orang musyrik itu tidak mau mengubah kepercayaan mereka yang batil dan sesat itu, maka Allah menyampaikan pesan kepada Rasulullah, “Ya Muhammad, biarkanlah orang-orang yang membuat dusta tentang Allah dengan mengatakan bahwa Dia mempunyai anak, memperbincangkan kebohongan mereka dan biarkanlah mereka hidup bersenang-senang dalam kekafiran di dunia ini, sampai datang azab yang dijanjikan Allah kepada mereka.