Tafsir Ayat 26
اِلَّا قِيْلًا سَلٰمًا سَلٰمًا
Illā qīlan salāman salāmā(n).
kecuali (yang mereka dengar hanyalah) ucapan, “Salam… salam.”
Wajiz (Ringkas)
Tetapi, di dalam sana mereka hanya mendengar ucapan salam hangat dan doa yang menyejukkan.
Tahlili (Mendalam)
Ayat-ayat ini mengungkapkan, bahwa di dalam surga itu tidak akan terdengar kata-kata sia-sia, yang memuakkan, yang tidak layak diucapkan oleh orang baik-baik yang mempunyai akhlak tinggi dan mempunyai perasaan yang halus, terlebih kata-kata yang menimbulkan dosa. Di sana akan terdengar ucapan-ucapan salam dan kata-kata yang baik, yang enak didengar telinga. Demikian di ayat lain Allah berfirman:
دَعْوٰىهُمْ فِيْهَا سُبْحٰنَكَ اللّٰهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلٰمٌۚ وَاٰخِرُ دَعْوٰىهُمْ اَنِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ ࣖ ١٠
Doa mereka di dalamnya ialah, “Subḥānakallāhumma” (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, “Salām” (salam sejahtera). Dan penutup doa mereka ialah, “Al-Ḥamdu lillāhi Rabbil ‘ālamīn” (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam). (Yūnus/10: 10)